Membangun Tujuan dan Harapan Siswa

muncul berbagai inovasi dalam pendidikan bangsa
muncul berbagai inovasi dalam pendidikan bangsa

Share: 

Daftar Isi

Tujuan dan Harapan: Kunci Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa

Hai Sobat Guru, lama tidak berjumpa!

Apakah Sobat guru pernah berpikir sejenak, apa sih yang akan kalian lakukan hari ini? Atau tujuanku hari ini apa saja ya? Hm. Segala sesuatu yang baik memang harus memiliki tujuan. Adapun tujuan berperan sebagai panduan, juga gaaris akhir dari suatu kegiatan. Tujuan membuat semua proses menjadi lebih jelas arahnya. Adapun hal yang penting bukan hanya tujuan, melainkan harapan juga. Ketika dalam melakukan perjalanan, tidak jarang kita merasa ragu bahkan tersesat. Di sinilah peran harapan yang bermanfaat sebagai motivasi dalam melanjutkan perjalanan. 

Keberadaan tujuan dan harapan merupakan dua istilah yang berbeda, namun berkaitan. Keduanya berperan untuk memastikan perjalanan berjalan sesuai arah tujuan. Tujuan ada sebagai acuan utama yang ‘menarik’, sementara harapan menjadi semacam insentif yang ‘mendorong’ kita.

Terkadang kita memerlukan bantuan dari orang lain dalam memecahkan masalah ktia

Penerapan tujuan dan harapan juga bisa diaplikasikan dalam pendidikan. Dalam konteks pembelajaran, tujuan dan harapan yang jelas diakui sebagai fondasi utama untuk membangun motivasi belajar siswa. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, kita akan membahas strategi pembangunan tujuan yang efektif, teknik setting tujuan yang cerdas, dan penggunaan strategi evaluasi dan umpan balik yang mampu memupuk motivasi siswa.

 

Merumuskan Tujuan dan Harapan yang Jelas

Seorang pengajar yang hebat harus selalu awas akan batas akhir pembelajaran mereka. Sebab seorang pengajar seperti navigator yang menunjukkan arah terbaik kepada nahkoda atau kapten selama proses pelayaran. Mengukur kemampuan siswa, memahami ciri khas, adalah awal baik bagi seorang pengajar berkualitas. Sebab dalam mengajar, peran nahkoda atau kapten selalu dipegang oleh siswa kita sendiri. Mereka yang sebaiknya menentukan, bagaimana kita pembelajaran dapat terus berlanjut.

Tujuan pendidikan yang jelas memberikan arah yang signifikan bagi siswa. Banyak cara yang bisa digunakan untuk meningkatkan hal ini. Salah satunya adalah dengan konsep SMART (Spesifik, Terukur, Dapat Dicapai, Relevan, dan Berbatasan Waktu) digunakan untuk memandu siswa dalam merumuskan tujuan yang sesuai dan memotivasi. Spesifik dan terukur, tujuan tersebut memberikan landasan konkret bagi siswa, sementara relevan dan berbatasan waktu membantu memberikan konteks dan dorongan tambahan untuk pencapaian.

tutor bisa melakukan rotasi gaya belajar demi menjaga motivasi siswa

Teknik Setting Tujuan yang Efektif

Proses setting tujuan yang efektif melibatkan pengidentifikasian tujuan utama, penerapan prinsip SMART, dan pembagian tujuan menjadi tugas-tugas yang dapat dicapai. Dengan memecah tujuan besar menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, siswa dapat dengan mudah melacak kemajuan mereka dan menjaga fokus terhadap pencapaian tujuan utama. Hal ini membantu mereka untuk lebih terorganisir dan mengurangi risiko kelelahan atau kebingungan yang dapat merugikan motivasi.

 

Pemanfaatan Prinsip SMART

Pentingnya memiliki tujuan yang jelas dalam pendidikan tidak bisa diragukan lagi. Tujuan memberikan arah kepada siswa, membantu mereka mengukur kemajuan mereka, dan memberikan alasan untuk belajar. Namun, tujuan yang baik haruslah cerdas, spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatasan waktu (SMART).

  1. Spesifik (Specific): Tujuan harus ditentukan dengan jelas dan terinci. Alih-alih hanya ingin “belajar matematika,” siswa yang memiliki tujuan spesifik akan mengatakan, “Saya ingin memahami dan menguasai konsep-konsep aljabar dalam tiga bulan.”
  2. Terukur (Measurable): Tujuan harus memiliki indikator yang dapat diukur. Ini memungkinkan siswa melihat kemajuan mereka. Dalam contoh di atas, kemajuan dapat diukur dengan nilai-nilai dalam ujian dan tugas.
  3. Dapat Dicapai (Achievable): Tujuan harus realistis. Meskipun ambisius, mereka juga harus dapat dicapai dengan upaya yang sesuai. Memiliki tujuan yang terlalu tinggi dapat memotivasi awal, tetapi bisa menghasilkan kekecewaan jika tidak tercapai.
  4. Relevan (Relevant): Tujuan harus relevan dengan keinginan, minat, dan nilai-nilai pribadi siswa. Mereka harus merasa bahwa tujuan tersebut memiliki makna dalam kehidupan mereka.
  5. Berbatasan Waktu (Time-Bound): Tujuan harus memiliki batas waktu. Ini memberikan dorongan tambahan untuk bekerja menuju pencapaian tujuan dalam batas waktu yang ditentukan.

 

Baca juga artikel Eduprima lainnya:

 

Strategi Evaluasi dan Umpan Balik yang Membangun Motivasi

Strategi evaluasi dan umpan balik berperan penting dalam membantu siswa memahami kemajuan mereka dan mendorong motivasi. Evaluasi rutin, baik melalui self-assessment maupun kolaborasi dengan mentor atau guru, memungkinkan siswa untuk melihat perubahan dan meningkatkan fokus mereka. Umpan balik positif membantu membangun rasa pencapaian dan meningkatkan kepercayaan diri, sementara pemahaman bahwa perbaikan berkelanjutan adalah bagian normal dari proses belajar memotivasi siswa untuk terus berkembang.

aktif dalam kegiatan praktek masuk dalam jenis gaya belajar kinestis

Membangun tujuan dan harapan juga baik untuk pertumbuhan mental siswa. Pada awalnya mungkin memang pemanfaatannya untuk memberikan efek motivasi. Namun seiring berjalannya waktu, peran dari membangun tujuan dan harapan adalah untuk membangun pola berpikir siswa. Mereka akan semakin sadar bahwa belajar pada dasarnya tidak untuk orang lain, namun untuk mereka sendiri. Sehingga mereka kedepannya akan lebih nyaman dalam belajar tanpa harus merasakan tuntutan yang besar terlebih dulu.

 

Saling Berbagi Pengalaman untuk Menghadapi Masalah

Menjadi seorang pengajar hebat tentunya tidak mudah. Bukan hanya harus bisa menjadi pribadi yang penuh pengetahuan, namun juga fleksibel dan lembut di saat bersamaan. Seorang pengajar yang hebat juga harus memahami lebih jauh soal perkembangan pendidikan terbaru. Terlebih melalui tantangan perbedaan kepribadian setiap siswa yang harus dihadapi.  Karena itulah penting untuk masing-masing pengajar berbagi pengalaman mereka.

Eduprima hadir untuk menjadi wadah tutor saling berbagi pengalaman. Membantu siswa merumuskan tujuan yang cerdas, menerapkan teknik setting tujuan yang efektif, dan menggunakan strategi evaluasi dan umpan balik yang membangun motivasi adalah kunci untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung, mendorong, dan memandu siswa menuju sukses akademik dan pengembangan pribadi yang berkelanjutan. 

Selamat berjuang Sobat Guru, semoga pembahasan hari ini bermanfaat.

Sampai jumpa!